• Penulisan bilangan bertingakat terdapat dua cara, yaitu :
a. Jika memakai angka Romawi tidak perlu di beri tanda hubung. Contoh : Hamengkubuwono X, abad XXI, pasal 29.
b. Jika tidak memakai angka romawi maka harus diberi tanda hubung. Contoh : bab ke-4.
• Penulisan bilangan yang menadapat akhiran –an harus diberi tanda hubung. Contoh : Uang 1000-an, tahun ’50-an.
READ MORE - Penulisan Bilangan
a. Jika memakai angka Romawi tidak perlu di beri tanda hubung. Contoh : Hamengkubuwono X, abad XXI, pasal 29.
b. Jika tidak memakai angka romawi maka harus diberi tanda hubung. Contoh : bab ke-4.
• Penulisan bilangan yang menadapat akhiran –an harus diberi tanda hubung. Contoh : Uang 1000-an, tahun ’50-an.
