Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Sayembara Menulis Cerita Mini (Flash Fiction) Tingkat Nasional Forum Sastra Bumi Pertiwi 2012

Minggu, 05 Februari 2012

Deadline: 20 Februari 2012
Mengawali tahun 2012, Forum Sastra Bumi Pertiwi menggelar sayembara menulis Cerita Mini (flash fiction). Yang dimaksud Cerita Mini di sini adalah cerita yang ditulis secara singkat, ringkas, padat, namun gagasan serta pesannya dapat tersampaikan dengan baik kepada pembaca. Berikut persyaratannya.   
Syarat lomba :
  1. Tema bebas, namun diharapkan mampu memberikan manfaat atau pesan moral kepada pembaca
  2. Peserta adalah warga Negara Indonesia tanpa batasan usia
  3. Naskah berbahasa Indonesia, diketik di kertas kuarto (A4) spasi 1,5  font Times News Roman ukuran 12
  4. Panjang naskah antara 200 hingga 400 kata 
  5. Naskah harus asli, bukan terjemahan, saduran atau hasil plagiat
  6. Naskah belum pernah dipublikasikan di media manapun dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain
  7. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul
  8. Sertakan biografi singkat penulis (Maksimal 50 kata), no Hp, email, dan alamat rumah di bagian akhir naskah
  9. Setiap judul naskah yang diikutsertakan wajib membayar biaya pendaftaran RP 10.000,-
  10. Uang pendaftaran ditransfer ke Bank BRI No. Rekening : 5412-01-013576-53-1 atas nama Abdur Rahim
  11. Bukti transfer discan atau difoto, lampirkan beserta naskah Cerita Mini, lalu kirim ke email: cerita_mini@yahoo.com
  12. Format subject (Nama Penulis-Judul Naskah). Contoh: Eko Firmansyah-Keluarga Bahagia
  13. Karya peserta diterima panitia paling lambat tanggal 20 Februari 2012
  14. Pemenang diumumkan paling lambat pada tanggal 20 Maret 2012 di blog FSBP http:// forumsastrabumipertiwi.blogspot.com atau facebook : Fs Bumi Pertiwi dan Forum Sastra Bumi Pertiwi
  15. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
Hadiah:
  • Pemenang 1 uang tunai Rp 1000.000,- + piagam penghargaan dalam format JPEG
  • Pemenang 2 uang tunai Rp 500.000,- + piagam penghargaan dalam format JPEG
  • Pemenang 3 uang tunai Rp 300.000,- + piagam penghargaan dalam format JPEG
  • 50-100 karya terbaik akan dibukukan
  • Seluruh peserta mendapat sertifikat dalam format JPEG yang dikirim melalui email
Dewan juri
1.    Melinda Suzana, Mpd
2.    Drs. Suyatno Iswandi
3.    Drs. Zakaria Harahap
Contact person: Rahmad Yulianto (081536570477)
READ MORE - Sayembara Menulis Cerita Mini (Flash Fiction) Tingkat Nasional Forum Sastra Bumi Pertiwi 2012

Menulis Cerpen

Rabu, 12 Januari 2011

sumber :  Escaeva

Menulis cerpen (cerita pendek) dapat menjadi permulaan karir yang baik sebagai penulis fiksi. Menulis cerita yang sangat panjang, seperti novel pastilah lebih membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Belum lagi mencari penerbit yang mau menerbitkannya. Cerita pendek dapat menjadi terobosan dalam karir menulis. Lebih banyak alternatif bagi penulis cerita pendek untuk dikenal, daripada novel. Majalah dan koran banyak yang menerima cerita pendek. Blog bisa juga menjadi alternatif dimuatnya cerita pendek di internet. Seringnya nama penulis muncul dalam cerita pendek yang dimuat di berbagai majalah dan koran, bisa menjadi pertimbangan positif bagi penerbit, bila penulis tersebut menyodorkan naskah cerita yang lebih panjang seperti novel ke penerbit.

READ MORE - Menulis Cerpen

Kenangan Empat Kata

Kamis, 16 Desember 2010

“Apa permohonanmu kali ini?”

“Aku ingin hidup dengan bahagia bersama ayah, ibu dan kakak. Aku ingin keluarga kita selalu utuh.”

Suara renggang derap langkah mengisi udara yang terpotong oleh sinar matahari yang jatuh miring dari kanan. Hangatnya yang masih tersisa sedari tadi menyiram separuh kulitku, dan kini sedang meresap menjalari otot dan tulang. Seolah tak mau kalah, jari-jari angin dengan usilnya mengelus rambutku yang terurai lurus. Sementara nun di bawah sana, anak-anak ombak berlomba menyinggahi mulut pantai. Butir air dan buihnya kadang terasa begitu ingin kusentuh dan kumainkan.

READ MORE - Kenangan Empat Kata

Gerbang Kelima dan Keenam

Rabu, 15 Desember 2010

Vahn masih tergeletak tak berdaya di ujung Tangga Dua Waktu. Matanya memandang jauh, memancarkan kebahagiaan dan kesedihan. Kebahagiaan karena telah berhasil menunaikan tugasnya, namun di sisi lain turut memancarkan kesedihan karena ia harus berpisah dengan dunia yang ia cintai. Sebenarnya ia tak terlalu mencintai dunia yang nyaris hancur ini, tapi ia sangat menyayangi orang-orang yang sempat ia kenal selama hidup. Pemuda yang mungkin tak akan sempat merayakan ulang tahunnya yang kedua puluh delapan itu, kini serasa seolah merindukan mereka semua : Costral dan Liandra, ayah dan ibunya yang sudah pergi mendahuluinya di awal Zaman Hitam, sahabat karibnya Gissel yang selalu menemaninya sejak masa kanak-kanak, Jenderal Kiltzov yang mungkin sekarang masih bertempur memimpin pasukan di Lembah Maut, dan putri Reini yang ia harap sekarang juga merindukannya.


READ MORE - Gerbang Kelima dan Keenam